Rabu, 24 Juni 2015

Giggle Box Cafe and Resto



Berasal dari kota kembang Bandung, Giggle Box café and Resto kini hadir di Kota Semarang. Giggle Box ada di dua tempat, yakni di daerah Siranda dan Tembalang. Seperti di kota asalnya, disini pun Giggle Box tetap “berdampingan” dengan Jonas Photo. Sejak soft openingnya café ini selalu ramai oleh pengunjung. Pada hari biasa daftar nama di waiting list saja sudah sangat banyak, bisa membayangkan betapa ramainya Giggle Box saat weekend?
Sejak buka pertama kali, saya baru dua kali datang kesini. Itupun setelah tiga kali terpaksa harus memutar balik karena antriannya yang sangat panjang. Salah satu daya tarik café ini karena tempatnya yang bergaya retro-klasik. Desainnya yang klasik dipadukan dengan pernak-pernik yang unik dan klasik juga. Perfect combination!

Letak Giggle Box dan saudara kembarnya, Jonas Photo, dihubungkan oleh suatu bangunan di belakangnya (semacam koridor). Nah di koridor tersebut anda bisa melihat wallpaper yang tak kalah unik dan lucu. Tak mau kalah dengan saudaranya, Jonas Photo ini juga tempatnya oke punya. Jadi sembari menunggu daftar waiting list, anda bisa berfoto-foto terlebih dahulu di gedung sebelah ^^
Walaupun terkesan hanya menjual tempat, nyatanya Giggle Box juga menawarkan menu makanan dan minuman yang tak kalah enak. Memadukan kuliner western dan Asian food, menu makanan disini berhasil membuat saya tergiur. Namun tentu saja, jangan lupakan peribahasa “ada harga ada rupa”. Untuk masalah harga memang mahal, sekitar 20-40 ribuan untuk makanannya dan 15-20 ribuan untuk minumannya. Itupun belum termasuk ppn 10% dan tax service 5%.
Jadi untuk anda yang penasaran ingin mencoba, siapkan dompet yang tebal ya!

Alamat : Jl. Diponegoro (Siranda) No 45 Semarang
No telp : 024 8455246 (Jonas Photo) 024 91200182 Giggle Box.
Website: www.gigglebox.co.id

Sivex Fashion Cafe Resto & Karaoke



Ini dia café yang baru dibuka belum lama ini di Semarang. Café yang resmi dibuka pada bulan Maret lalu ini menghadirkan konsep yang belum pernah saya lihat sebelumnya di café-café yang ada di Semarang. Yap, Sivex Fashion Café.
Sivex Fashion Café adalah sebuah café dengan konsep all in one. Semua ada disini, mulai dari fashion, café, resto, juga tempat karaoke. Walaupun lokasinya agak jauh dari pusat kota, namun Sivex memiliki daya tarik tersendiri yang membuat pengunjung penasaran ingin mencoba.
Karena menonjolkan fashion, interior café ini sangat girly. Didominasi oleh warna pink dan ornamen bling-bling yang menyilaukan mata. Karena saya bukan tipe perempuan yang feminim, saya merasa kurang cocok makan disini. Sejauh mata memandang hanya ada hal-hal yang berbau feminisme.
Tempatnya tidak terlalu luas, hanya ada satu deret meja dan kursi berbentuk L. Mungkin hanya ada 7 atau 8 meja saja. Dindingnya didominasi oleh kaca, cermin, dan tempelan dinding yang bling-bling. Ada juga mannequin yang sengaja dipajang di depan pintu masuk.
Mungkin karena masih tergolong baru, menu yang disediakan belum terlalu bervariasi. Café ini lebih cenderung ke western food, seperti burger, pasta, pancake, dan sebagainya. Harganya tidak terlalu mahal untuk ukuran Semarang, antara 20 hingga 40 ribuan untuk makanannya, dan 5 sampai 20 ribuan untuk minumannya.
Tidak ada masalah dengan rasanya, namun untuk anda yang memiliki porsi makan besar, saya sarankan sebaiknya anda berpikir dua kali sebelum kesini karena porsi makanan disini kecil / sedikit.

Alamat : Jalan Sompok Raya No 68 Semarang Jawa Tengah.
No Telp: 024 8310167.

Gereja Blenduk



Gereja Blenduk adalah Gereja Kristen tertua di Jawa Tengah yang dibangun pada 1753 oleh masyarakat Belanda. Gereja ini menjadi salah satu landmark di kawasan kota lama Semarang. Bentuknya lebih menonjol dibandingkan bangunan lain disekitarnya. Gereja Blenduk berbentuk heksagonal (persegi delapan), dengan arsitektur di dalamnya yang berdasarkan salib Yunani.
Gereja ini sebenarnya bernama Gereja GPIB Immanuel, namun karena gereja ini memiliki kubah yang besar dan berbentuk bulat menonjol (bahasa jawa : mblenduk). Kubah gereja yang besar dilapisi oleh perunggu, dan di dalamnya terdapat sebuah orgel Barok. Bangunan dua lantai ini terletak persis di jalan utama kota lama, tepatnya di Jl. Letjend Suprapto no.32 Semarang. Jadi jika anda melewati jalur utama kota lama, anda pasti melihat keindahan arsitektur Gereja Blenduk ini.
Tak hanya sekedar untuk beribadah, gereja ini juga seringkali menjadi daftar objek wisata utama saat berkunjung ke kota lama. Arsitekturnya yang kuno dan klasik membuat Gereja Blenduk sering menjadi objek fotografi, baik untuk dokumentasi pribadi maupun komersil.  Bahkan tak jarang Gereja Blenduk menjadi tempat untuk foto pre-wedding.
Di sekitar Gereja terdapat sebuah taman kecil yang cukup enak untuk bersantai, Taman Srigunting. Pepohonan rindang ada di taman memberikan sedikit kesejukan di tengah panasnya kota Semarang. Adanya taman ini juga memberikan tempat beristirahat para wisatawan yang sedang berkunjung.

Ahmad Dhani's Masterpiece KTV



Bosan dengan ulasan tentang kuliner? Tenang saja, kali ini saya akan mengulas tentang tempat karaoke yang sedang hits di Semarang. Masterpiece Family Karaoke. Yap, baru-baru ini Masterpiece membuka satu gerainya di Semarang. Bertempat di lantai 2 DP Mall, tempat karaoke milik pentolan grup band Dewa19 Ahmad Dhani ini mendapat sambutan yang baik dari masyarakat.
Masterpiece sudah menggunakan fasilitas modern seperti memorabilia, touchscreen, serta wi-fi untuk menarik masyarakat. Didominasi oleh warna merah dan hitam, dinding masterpiece dipenuhi oleh foto-foto dan lukisan Ahmad Dhani dan Republik Cinta Management yang dikelolanya.
Ruangannya nyaman, sound-nya juga lumayan bagus. Koleksi lagunya cukup up to date, lebih dari 100.000 lagu ada di dalam daftar. Ruangan yang disediakan terbagi atas small, medium, deluxe, suit, serta masing-masing untuk VIP dan VVIP. Suit room bisa menampung antara 15 – 18 orang, sedangkan VIP cukup untuk 20 orang. Untuk VVIP, cukup untuk pesta ulang tahun atau sebagai meeting room dengan kapasitas maksimal 30 orang.
Menyediakan paket untuk pelajar (MP School), anda cukup membayar 50 ribu, sudah mendapatkan es teh untuk 4 orang, popcorn, dan souvenir mulai pukul 11.00 – 15.00 setiap harinya. Untuk umum, harga yang ditawarkan mulai dari Rp. 35.000 hingga Rp. 200.000, tergantung ruangan yang anda inginkan.
Masterpiece buka mulai pukul 11.00 – 02.00 dini hari. Khusus untuk malam minggu buka hingga pukul 3 pagi.

Alamat: DP Mall Lantai 2, Jl. Pemuda No 150, Semarang
Nomor Telepon (024) 8657 8008.
Website: www.masterpiece-ktv.com
Twitter & Instagram: @MasterpieceKTV

Benteng Vredeburg




Benteng Vredeburg merupakan sebuah benteng yang dibangun tahun 1760 oleh Sri Sultan Hamengku Buwono I atas permintaan Belanda. Vredeburg berarti perdamaian. Konon alasan penamaan Benteng tersebut adalah karena Belanda dan Keraton memiiliki hubungan yang damai, tidak saling menyerang. Menurut Belanda, tujuan dibangunnya benteng itu untuk menjaga keamanan Keraton Yogyakarta dan sekitarnya. Padahal tujuan sebenarnya adalah untuk memudahkan dalam mengawasi dan mengontrol setiap perkembangan dan aktifitas yang terjadi di dalam Keraton.
 
Pada tanggal 23 November 1992 bangunan bekas Benteng Vredeburg secara resmi menjadi Museum Khusus Perjuangan Nasional. Benteng mempunyai menara pantau yang disebut seleka atau bastion di keempat sudutnya. Di dalam benteng juga terdapat bangunan-bangunan rumah perwira, asrama prajurit, gudang logistik, gudang mesiu, rumah sakit prajurit dan rumah residen.

Mengunjungi Museum Benteng Vredeburg  sebagai destinasi wisata sangat menarik. Benteng ini menyajikan koleksi benda-benda yang berhubungan dengan sejarah bangsa Indonesia. Terdapat koleksi benda-benda (material) yang nyata alias bukan tiruan, seperti senjata, pakaian, naskah, dan lain sebagainya. Koleksi-koleksi itu berada di empat bangunan diorama yang di dalamnya terdapat koleksi foto para pejuang dalam perjuangannya mempertahankan NKRI.

Tiket masuknya pun sangat murah, hanya dua ribu rupiah untuk umum dan seribu rupiah untuk anak-anak. Sedangkan untuk wisatawan mancanegara, tiket masuk dipatok dengan harga sepuluh ribu rupiah. Dengan harga semurah itu, anda bisa mendapatkan banyak sekali fasilitas di dalamnya. Diantaranya wi-fi area, mushola, kantin, perpustakaan, dan toko souvenir yang menjual koleksi khas Yogyakarta.

Museum Benteng Vredeburg berlokasi di Jl. Jend. A. Yani no 6 Jogjakarta. Atau di depan Gedung Agung (satu dari tujuh istana kepresidenan di Indonesia). Jam buka Museum adalah hari Selasa – Jum’at dari pukul 08.00 - 16.00 serta Sabtu – Minggu pukul 08.00 - 17.00. Hari libur Nasional tetap buka, sedangkan pada hari Senin tutup.